Pengertian Asuransi dan Manfaatnya

Anda tentu setuju dengan prinsip mencegah lebih baik daripada mengobati, benar? Kalau benar, tentu Anda sudah sering mendengar istilah asuransi. Ya, asuransi merupakan salah satu bentuk pencegahan dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kehilangan barang, kerusakan barang, jatuh sakit, dan juga kematian. Semakin banyak yang sadar dengan pentingnya asuransi, membuat asuransi ini menjadi suatu hal yang lumrah dan sering ditemukan di sekitar Anda.

Namun, apakah masih ada di antara Anda yang masih belum memiliki asuransi? Lantas, apa alasan Anda hingga saat ini belum memiliki asuransi? Jika memang Anda belum memahami atau mengerti apa saja pengertian asuransi dan manfaatnya tersebut, berikut penjelasannya.

Pengertian Asuransi

Asuransi berasal dari kata Insurance yang memiliki arti jaminan dan perlindungan. Secara harfiah, asuransi itu memiliki arti perjanjian antara penanggung dan tertanggung yang mewajibkan tertanggung membayar sejumlah premi untuk memberikan penggantian atas risiko kerugian, kerusakan, kematian, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan yang terjadi atas peristiwa yang tidak terduga.

Dalam produk penanggulangan risiko, asuransi menjadi mekanisme yang dapat mengalihkan risiko yang mungkin menimpa tertanggung kepada penanggung atau pihak asuransi. Pengalihan risiko ini dilakukan dengan pembayaran klaim yang diberikan oleh pihak asuransi kepada pihak tertanggung yang mendapat kerugian dari peristiwa atau keadaan yang diasuransikan.

Pengertian Asuransi Dan Manfaatnya

Unsur-unsur Asuransi

Asuransi memang tidak bisa menghindari atau menghentikan risiko yang mungkin menimpa seseorang, keluarga, dan juga asset berharga miliknya. Namun, setidaknya jenis layanan ini mampu mengurangi dampak kerugian yang ditimbulkan dari sebuah risiko. Itulah mengapa belakangan ini asuransi ramai dan tenar di kalangan masyarakat. Di dalam asuransi, terdapat tiga jenis unsur-unsur yang menjadi pedoman utama mekanisme pengurangan risiko tertanggung, yakni:

  • Premi

Istilah premi mungkin sudah sering didengar, namun belum tentu sudah banyak orang yang memahami maksud dan pengertian dari premi. Secara sederhana, premi merupakan kewajiban yang harus dibayar oleh tertanggung kepada pihak asuransi sebagai jasa pengalihan risiko yang diinginkan. Agar Anda bisa mendapatkan manfaat pengalihan risiko dari pihak asuransi, maka sebagai tertanggung, Anda memiliki kewajiban untuk membayar premi hingga lunas.

  • Polis Asuransi

Sebagai ganti dari premi yang sudah dibayarkanr untuk jasa asuransi, pihak tertanggung memiliki hak untuk mendapatkan polis. Pengertian dari polis asuransi merupakan surat kontrak atau perjanjian yang dikeluarkan oleh pihak asuransi kepada tertanggung yang menjadi dasar untuk membayar ganti rugi kepada tertanggung dari kerugian atau risiko yang dialaminya. Polis ini berisi tentang segala ketentuan yang menjamin apa saja kerugian yang ditanggung pihak asuransi hingga data tertanggung secara lengkap.

  • Klaim

Ketika mengalami kerugian dari suatu peristiwa, Anda bisa memeriksa risiko tersebut telah diasuransikan dan tercantum di dalam polis atau tidak. Jika ada, maka Anda bisa melakukan pengajuan klaim sebagai bentuk permintaan penggantian ganti rugi dari kerugian yang Anda alami.

Contoh Risiko yang Bisa Diasuransikan

Dari penjelasan di atas, dalam asuransi Anda akan mengenal beberapa kriteria risiko yang dapat diasuransikan, berikut contohnya.

  • Risiko cacat akibat mengendarai kendaraan bermotor
  • Risiko hancurnya kendaraan akibat kecelakaan
  • Risiko tidak dapat melanjutkan pendidikan karena hilangnya pendapatan orang tua
  • Risiko terbakarnya bangunan akibat korsleting listrik
  • Risiko hilangnya penghasilan akibat meninggal
  • Risiko rusaknya rumah, kendaraan, dan harta benda akibat kebakaran atau bencana alam
  • Risiko kehilangan harta benda akibat pencurian

Jenis-jenis Asuransi

Perusahaan asuransi membuat suatu kebijakan pengelompokan asuransi yang sesuai dengan fokus dan risiko untuk mereka. Oleh karena itu, jika Anda memutuskan untuk membuat asuransi, Anda akan disuguhkan dengan berbagai pilihan jenis asuransi. Berikut beberapa jenisnya:

  • Asuransi Jiwa

Jenis asuransi jiwa ini memberikan suatu keuntungan finansial kepada orang yang ditunjuk atas kematian pihak tertanggung. Terdapat berbagai jenis asuransi jiwa yang dikeluarkan, beberapa diantaranya menyediakan pembayaran hanya sesudah kematian tertanggung, sebagian lain ada yang bisa membuat pihak tertanggung untuk mengklaim dana sebelum kematiannya.

  • Asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan adalah salah satu jenis produk asuransi yang khusus menangani suatu masalah kesehatan yang diakibatkan oleh penyakit dan menanggung proses perawatan kepada anggota asuransinya. Umumnya, asuransi ini juga melindungi dan menanggung pada cedera, cacat, sakit, dan kematian akibat kecelakaan.

  • Asuransi kendaraan

Asuransi ini termasuk ke dalam asuransi yang paling digunakan oleh para nasabah. Asuransi ini bisa menanggung suatu kerusakan pada kendaraan seseorang yang disebabkan oleh kendaraan pihak tertanggung. Asuransi mobil tidak hanya menanggung kerusakan kendaraan, tetapi juga kehilangan kendaraan terkait.

  • Asuransi kepemilikan rumah dan property

Asuransi ini digunakan untuk melindungi pemilik rumah dari kerugian yang berkaitan dengan tempat tinggal mereka, asuransi properti pribadi juga bisa melindungi terhadap kehilangan atau kerusakan pada barang-barang tertentu milik pribadi tertanggung.

  • Asuransi Pendidikan

Asuransi ini merupakan jenis asuransi yang paling populer saat ini. Asuransi ini menjadi solusi cerdas untuk menjamin kehidupan seseorang menjadi lebih baik. Dalam asuransi pendidikan, orang tua atau seseorang akan membayar biaya premi untuk pendidikan anaknya di masa depan. Biaya ini bergantung pada jenis pendidikan apa yang diinginkan oleh pihak tertanggung untuk anaknya.