Cara Memeriksa Kesehatan Kucing Di Rumah Dengan Mudah

Memelihara kucing artinya kamu juga harus merawatnya. Tentu saja, ini tidak akan semudah dan se-simpel yang kita bayangkan. Selain memberi makan setiap hari dan menjaga kebersihan kandang dan tempat tidur, kamu juga harus bisa memeriksa kesehatan kucing. Sebenarnya, kamu bisa saja pergi ke dokter hewan untuk memeriksa kesehatannya. Namun, kamu juga bisa melakukannya sendiri di rumah. Mungkin juga kamu memerlukan beberapa peralatan untuk memastikan kucing kesayanganmu baik-baik saja dan dalam kondisi sehat.

Perhatikan Lama Tidurnya

Kucing memang menghabiskan 2/3 hidupnya untuk tidur. Dalam sehari, ia bisa tidur hingga 16 jam. Jadi, jangan heran kalau kucing kesayanganmu banyak tidur. Namun, pastikan jika kucingmu tidak berlebihan tidurnya, karena terlalu banyak tidur bisa jadi salah satu ciri kalau kucingmu sedang terlalu lelah atau bahkan sakit. Jika setelah bangun tidur kucingmu kembali aktif, maka tak ada yang perlu diperhatikan. Ini adalah salah satu cara untuk memeriksa kondisi kesehatan kucing yang paling mudah dan mendasar. Jadi, kamu harus mengawasinya berapa lama kucingmu tidur.

Cara Memeriksa Kesehatan Kucing Di Rumah Dengan Mudah

Ukur Suhu Tubuh Kucing

Seperti halnya manusia, mengukur suhu tubuh juga diperlukan pada kucing untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Untuk memeriksa suhu tubuh kucing, kamu harus menggunakan thermometer rektal.Sebenarnya, dianjurkan dokter yang melakukannya. Namun, jika kamu punya thermometer rektal ini, kamu bisa memeriksa kesehatan tubuh kucing sendiri di rumah. Jika kondisi normal, harusnya kucing memiliki suhu tubuh 37,5 sampai 39,2 derajat Celcius. Jika suhu tubuh kucingmu melebihi suhu normal di atas, kamu harus cepat-cepat membawanya ke dokter hewan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kamu perlu memeriksa suhu tubuhnya jika merasa kucingmu aneh seperti kerap tidur, pucat dan nafsu makan berkurang drastis. Selama suhu tubuhnya normal, berarti kondisi kesehatannya aman.

Amati Perubahan Apapun

Biasanya, kamu menyediakan litter box atau kotak kotoran. Dengan kotak ini, kamu bisa mengamati apakah ada perubahan yang terjadi pada kucing atau tidak. Misalnya, kamu harus mengamati apakah urinnya normal atau terdapat lendir atau mungkin darah, apakah feses keras atau tidak, dan lain sebagainya. Faktanya, kucing jantan sangat rentan terhadap gangguan kemih. Jadi, kotak kotoran ini sangat bermanfaat untuk memeriksa kesehatan kucing di rumah. Jika terdapat sesuatu yang janggal, kamu bisa segera konsultasi atau bawa kucing kesayanganmu ke dokter hewan terdekat untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Amati Nafsu Makan si Kucing

Sama seperti manusia, kesehatan kucing juga bisa dilihat dari nafsu makannya. Jika kamu sadar kalau kucing kesayanganmu susah makan, atau mungkin justru makan jauh lebih banyak dari biasanya, mungkin bisa saja ada masalah pada kesehatannya. Untuk itulah kamu harus memperhatikan nafsu makannya untuk mengetes kesehatan kucing.Ada juga kasus di mana kucing tiba-tiba mual dan muntah setelah makan. Entah itu susah makan atau bertambah rakus, jika terjadi perubahan nafsu makan pada kucing kesayanganmu, lebih baik segera konsultasi ke dokter dan cek kesehatannya. Jika ada masalah, bisa segera ditangani oleh ahlinya.

Periksa Cairan Tubuh Kucing

Sebenarnya, minum banyak adalah hal yang wajar pada kucing jika makan makanan kering. Namun, jika kucingmu sering haus dan minum banyak, mungkin itu salah satu gejala dari penyakit tertentu seperti infeksi, diabetes, penyakit ginjal, ataupun penyakit lainnya. Jadi, sebaiknya periksakanlah ke dokter. Namun, kamu juga bisa memeriksa apakah kucingmu dehidrasi atau tidak dengan cara memegang kulit antara tulang belikat pelan-pelan dan tarik ke atas perlahan-lahan. Setelah itu, lepaskan. Jika kulitnya langsung kembali ke posisi semula, artinya kucingmu tidak kekurangan cairan tubuh, namun jika tidak artinya kucingmu mengalami dehidrasi dan harus segera dibawa ke dokter.

Periksa Bulu dan Berat Badan Kucing

Bulu juga bisa digunakan untuk memeriksa kesehatan kucing. Kucing yang sehat bulunya akan selalu rapi, halus dan tidak rontok. Selain itu, kamu juga bisa memeriksa kesehatannya dari berat tubuh kucing. Jika berat tubuhnya berkurang atau bertambah secara drastis, maka perlu hubungi dokter untuk pemeriksaan.