Bolehkah Melakukan Qurban sebelum Aqiqah? Ini Penjelasannya

Di masyarakat pertanyaan tentang bolehkah melaksanakan qurban sedangkan belum melakukan aqiqah anak. Opini yang berkembang pun menimbulkan kebingungan dan membuat Anda menjadi  gagal membeli kambing qurban. Berikut ini penjelasan terkait hal tersebut yang perlu Anda ketahui sehingga menemukan titik terang dan dapat segera melaksanakan ibadah qurban.

Qurban dan Aqiqah Tidak Berkaitan

Aqiqah merupakan sebuah ibadah rasa syukur yang dilakukan kepada Allah SWT terhadap bayi yang dilahirkan dengan menyembelih hewan. Waktu melakukannya adalah pada hari ke tujuh dari kelahiran anak Anda, jika tidak bisa maka dilakukan pada hari ke empat belas, jika masih tidak bisa dilakukan pada hari ke dua puluh satu.

Jika Anda tidak juga mampu pada hari ke dua puluh satu, maka lakukan ketika sudah mampu. Hal ini diperkuat oleh hadis riwayat Ahmad yang mengatakan Rasulullah Saw bersabda sebagai berikut : “Barangsiapa di antara kalian ada yang suka berkurban (mengaqiqahi) untuk anaknya, maka silakan melakukan. Untuk satu putra dua kambing dan satu putri satu kambing.”

 Aqiqah sifatnya sunah muakkadah sama seperti ibadah qurban yaitu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan. Hanya saja Qurban dan Aqiqah sama sekali tidak berkaitan. Sebab di dalam salah satu syarat sah untuk berqurban tidak ada di dalamnya sudah melaksanakan aqiqah.

Bolehkah Melakukan Qurban sebelum Aqiqah

Perbedaan Aqiqah dan Qurban

Aqiqah merupakan sebuah ibadah sunnah muakkadah yang menjadi tanggung jawab utama kepala keluarga yaitu ayah. Berbeda dengan qurban yang juga merupakan ibadah sunnah muakkadah yang menjadi tanggung jawab utama sebuah umat muslim tanpa memandang statusnya dalam keluarga. Selama yang bersangkutan telah baliqh dan telah mampu.

Jika Semasa kecil Anda belum sempat diaqiqahkan oleh ayah atau orang tua Anda maka Anda boleh melakukan qurban. Tidak ada larangan untuk Anda melakukan ibadah qurban. Justru qurban yang Anda lakukan dapat mewakili Aqiqah yang belum sempat dilakukan.

Namun tidak boleh melakukan qurban dengan niat sekaligus melakukan aqiqah yang artinya menyembelih satu hewan dengan dua niat. Tidak boleh dilakukan karena qurban dan aqiqah adalah dua ibadah dengan tujuan yang berbeda.

Aqiqah tujuannya adalah rasa syukur atas kelahiran anak sedang qurban tujuannya adalah rasa syukur atas nikmat hidup. Jika Anda tetap melakukannya maka hewan yang Anda disembelih sama sekali tidak berarti apa-apa.

Lebih Dahulu Qurban atau Aqiqah

Ketika Anda memiliki anak yang baru saja dilahirkan dan belum dilakukan aqiqah sementara jadwal pelaksanaan ibadah qurban juga sudah datang waktunya. Maka Anda tidak perlu resah, Anda boleh melakukan ibadah qurban terlebih dahulu mengingat waktunya yang sangat terbatas yaitu hanya 4 hari di hari Idul Adha dan 3 hari setelahnya.

Aqiqah bisa Anda lakukan kapan saja ketika sudah mampu lebih cepat akan lebih baik untuk dilakukan. Jumlah kambingnya juga berbeda, jika qurban Anda hanya menyembelih satu ekor kambing dengan memenuhi syarat sah hewan qurban. Sedangkan aqiqah jumlah kambing yang disembelih untuk anak laki-laki dua ekor dan untuk anak perempuan satu ekor.

Kambing qurban bisa Anda persiapkan lebih awal agar persiapan untuk melakukan ibadah qurban dapat berjalan dengan lancar. Anda bisa memilih akan membeli kambingnya di pasar hewan, peternak, atau membelinya secara online. Apa pun pilihan Anda yang paling penting kambing tersebut memenuhi syarat sah sebagai hewan qurban sehingga ibadah Anda diterima.