Berapa Hari Lagi Melahirkan Setelah Kontraksi Palsu?

Berapa Hari Lagi Melahirkan Setelah Kontraksi PalsuKontraksi merupakan pertanda bahwa ibu akan segera melahirkan, namun ada kontraksi yang terjadi sebelum proses melahirkan yang lebih dikenal dengan kontraksi palsu. Apa itu kontraksi palsu? Kapan terjadinya? Berapa hari lagi melahirkan setelah kontraksi palsu? Mari kita bahas bersama-sama.

Kontraksi Palsu

Kontraksi Palsu atau Braxton Hicks dalam istilah medis merupakan kontraksi yang dialami ibu hamil akibat proses tubuh persiapan dan mengondisikan rahim dan jalan lahir guna memperlancar proses persalinan. Kontraksi palsu umumnya terjadi pada saat usia kehamilan memasuki 30 minggu dan akan terus terjadi hingga menjelang hari persalinan.

Berapa hari lagi melahirkan setelah kontraksi palsu? Sebenarnya jawabannya sangatlah relative, karena waktu terjadinya kontraksi palsu sangat beragam tapi umumnya saat mulai memasuki trimester ketiga atau minggu ke 30. Dalam menentukan hari persalinan kontraksi persalinan (asli) lah yang menjadi penentuan.

Perbedaan Kontraksi Persalinan dan Kontraksi Palsu

Jika Anda ingin mengetahui kapan waktunya persalianan, tidak dapat berpatokan pada kontraksi palsu. Seperti namanya kontraksi ini palsu alias bukan penanda sebuah persalinan akan berlangsung. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengetahui perbedaan antara kontraksi palsu dan kontraksi persalinan/asli agar tahu kapan Anda harus pergi ke rumah sakit untuk persalinan.

Ada beberapa faktor yang membedakan kedua kontraksi ini, yang pertama adalah intensitas. Kontraksi palsu muncul dengan rentang waktu yang acak dengan durasi waktu yang tidak teratur. Sedangkan kontraksi persalinan intensitasnya lebih tinggi dan berlangsung selama 30-70 detik. Kontraksi ini akan lebih sering mucul seiring berjalannya waktu.

Hal kedua yang menjadi pembeda adalah perlakuannya. Umumnya kontraksi palsu akan hilang jika Anda mengubah posisi, berjalan ringan atau istirahat. Namun pada kontraksi asli kegiatan itu tidak akan berpengaruh meskipun Anda beristirahat.

Perbedaan yang ketiga adalah kekuatan kontraksi. Kontraksi palsu umumnya lemah dan tidak begitu kuat, kalaupun kontraksinya kuat maka akan melemah seiring berjalannya waktu. Sedangkan pada kontraksi asli, kontraksinya lebih kuat dan lebih stabil atau bahkan semakin kuat.

Perbedaan yang terakhir adalah bagian yang terasa sakit. Bagian yang merasakan sakit saat kontraksi pun menjadi salah satu ciri pembeda. Pada kontraksi palsu rasa sakitnya umumny di bagian depan perut atau panggul. Sedangkan pada kontraksi asli, rasa sakitnya mulai dari punggung bawah dan bergerak ke perut bagian depan atau sebaliknya.

Kontraksi asli juga umumnya diikuti dengan berbagai kondisi lain seperti, peningkatan tekanan di panggul atau vagina, perdarahan dari jalan lahir serta keluarnya cairan yang banyak dari jalan lahir. Jika Anda sudah mengalami hal-hal tersebut, segeralah pergi ke rumah sakit atau bidan.

Berdasarkan penjelasan di atas, berapa hari lagi melahirkan setelah kontraksi palsu, adalah sekitar 10 minggu atau beberapa jam setelah mengalami kontraksi persalinan. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda. Artikel tentang kehamilan dan informasi seputar parenting dapat Anda baca di Orami Magazine dengan mengunjungi laman orami.co.id.